Tentu panik kalau anak tiba-tiba demam atau batuk dan pilek, padahal rasanya baru minggu lalu ia sembuh dari sakit. Ternyata, anak yang baru sembuh lalu tak lama sakit lagi itu wajar terjadi. Ada banyak faktor yang memengaruhi kenapa anak sering sakit!
Hal ini dijelaskan oleh dokter spesialis anak, dr. Winda Intan Permatahati, saat sesi talkshow bertajuk Morinaga Door of Future di Pakuwon Mall Yogyakarta beberapa waktu lalu. Menurut beliau, kita tak bisa langsung memvonis bahwa daya tahan tubuhnya lemah.
Tips Mencegah Anak Sering atau Gampang Sakit
“Jadi, belum tentu kalau imunnya itu tuh lemah ya, dengan cara-cara seperti istirahat dan sebagainya, aktivitas itu juga penting,” ungkap dr. Winda, pada hari Minggu (11/10/2026). dr. Winda membagikan kunci utama untuk memastikan kondisi tubuh anak kembali prima setelah sakit.
1. Nutrisi dan Pola Tidur yang Baik

Punya anak yang sering sakit, Ibu mungkin sudah rajin memberikan makanan bergizi, tapi ternyata itu saja belum cukup. Menurut dr. Winda, nutrisi harus dibarengi dengan hal lain. Dengan kata lain, memenuhi nutrisi saja belum cukup!
“Yang pertama, memberikan nutrisi yang cukup adekuat, bagaimana konsistensi dari pola tidur anak, dan juga bagaimana anak mengalami aktivitas tubuh yang cukup baik, dan bagaimana proses pemulihan itu dilakukan secara sempurna,” jelasnya.
Jadi, pastikan si kecil benar-benar istirahat total sampai sembuh sempurna. Jangan buru-buru mengajaknya main ke luar rumah kalau badannya belum fit betul. Kita perlu memastikan recovery penyakitnya ia lewati secara sempurna.
2. Lebih Banyak Gerak
Selain istirahat dan pola tidur yang baik, anak juga butuh aktivitas fisik terstruktur untuk mendukung tumbuh kembang dan kebugarannya. Istirahat memang penting, tapi bukan berarti anak harus rebahan terus-menerus.
“Aktivitas yang terstruktur membuat dia, satu, lebih happy, kemudian yang keduanya juga lebih bugar. Kalau dia banyak bergerak, terbantu dengan nutrisi yang cukup adekuat, itu akan mendapatkan kecerdasan otak yang lebih optimal,” kata dr. Winda.
3. Penuhi Protein dan Zat Besi

Berbicara soal nutrisi adekuat yang dr. Winda singgung, sebetulnya apa yang paling penting untuk kita penuhi? Nah, dr. Winda secara khusus menyoroti beberapa gizi penting yang tak boleh terlewatkan dari piring si kecil agar anak tak sering sakit.
“Protein yang tinggi itu sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. Zat besi itu juga penting. Harapan saya, para moms di sini bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut dan juga berikan asupan terhadap DHA, kemudian AA ya, itu penting, kolin juga penting untuk kesehatan kognitif,” terangnya.
4. Jangan Lupa Imunisasi
Sebagai proteksi tambahan, dr. Winda menilai kebiasaan baik sehari-hari dan jadwal imunisasi adalah hal yang tak kalah penting. “Perilaku mencuci tangan yang bersih, penggunaan masker bila diperlukan ya, dan juga nanti bagaimana bisa melakukan imunisasi sesuai dengan jadwalnya,” jelas dr. Winda.
Penutup
Nah, meski anak sering sakit belum tentu tanda bahaya, Ibu tetap harus sigap membedakan mana anak yang memang aktif dan sehat, dengan anak yang benar-benar mengalami gangguan kesehatan. Jangan ragu untuk segera ke dokter jika melihat tanda-tanda ini pada si kecil!
“Kita lihat apakah ada gangguan sistemik di dalamnya, seperti adanya demam, anak menjadi sulit bernapas, anak menjadi lemah, disertai juga dengan penurunan nafsu makan,” pungkas dr. Winda.
Ibu juga bisa melindungi anak dari penyakit dengan memberikannya Syifa Kids Propolis supaya ia lebih kuat. Terbuat dari Curcuma domestica, Curcuma xanthorrhiza, propolis, hingga madu, produk ini mampu meningkatkan kesehatan dan ketahanan tubuhnya di kondisi tak menentu.
