Anak Flu dengan Gejala Berat, Ini Penjelasannya Menurut Dokter!

Anak Flu dengan Gejala Berat, Ini Penjelasannya Menurut Dokter!

Musim pancaroba tiba, biasanya rasa khawatir Ibu pun ikut muncul. Apalagi saat mulai terdengar suara batuk dan bersin di rumah. Rasanya pasti sedih  melihat anak sakit hingga demam karena flu, terlebih jika gejalanya terlihat lebih berat dari biasanya.

Lalu, sebenarnya wajar apa tidak kalau si kecil mengalami gejala flu yang cukup berat? Nah, untuk menjawab kekhawatiran Ibu, Prof. Dr. dr. Anggraini Alam, Sp.A., Subsp IPT(K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) punya penjelasan yang menenangkan.

Sekitar 5% Kasus Flu Anak Butuh Perawatan Intensif

Gejala Flu Berat pada Anak

Menurut dr. Anggraini, virus influenza memang sangat cepat menular ke siapa saja. Tapi, Ibu juga perlu waspada, karena anak-anak termasuk kelompok yang berisiko mengalami gejala flu lebih berat, selain tentunya lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit bawaan.

“Siapa yang bisa terkena influenza baik A maupun B itu semuanya. Tetapi, yang berisiko untuk mengalami berat ada anak, lansia, ibu hamil, serta yang punya komorbid,” kata dr. Anggraini dalam media briefing, Jumat (18/9/2026).

Ibu juga perlu tahu, dari seluruh anak yang terkena flu, ada sekitar 5% yang gejalanya cukup berat hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Yang bikin sedih, mayoritas yang menjalaninya adalah anak di bawah 2 tahun, dan separuhnya lagi malah bayi yang usianya belum genap 6 bulan.

Itu sebabnya, dr. Anggraini berpesan supaya Ibu lebih waspada. Apalagi kalau anak punya riwayat penyakit bawaan atau Ibu titipkan di daycare. Lingkungan yang ramai bikin virus flu jadi lebih cepat menular antar-anak.

“Sehingga tidak heran, balita kemudian yang memiliki komorbid terutama neurologi atau yang butuh perawatan lama, atau anak-anak yang di daycare karena padat termasuk juga di area padat itu berisiko untuk terinfeksi oleh influenza,” ujar dr. Anggraini.

Kenapa Flu Anak Sering Punya Gejala yang Berat?

Tenggorokan Gatal saat Anak Batuk

Banyak orang tua yang mungkin bingung, kenapa orang dewasa yang terkena flu gejalanya cenderung lebih ringan, tapi pada anak-anak bisa membuat mereka sangat rewel hingga demam tinggi. Nah, ternyata, begini penjelasan medis dari dr. Anggraini.

1. Sistem Imun Masih Belajar

Faktanya, anak-anak dua kali lebih gampang jatuh sakit saat kena flu ketimbang kita yang dewasa. Hal ini karena sistem imun anak masih berkembang. Tubuhnya tidak punya cukup pengalaman untuk mengenali dan melawan virus-virus yang masuk.

2. Faktor Postur Tubuh

Ada lagi fakta yang mungkin jarang kita sadari. Karena postur tubuh anak lebih pendek, posisi wajah mereka kadang sejajar dengan lintasan partikel kuman di udara. Ketika ada orang dewasa di sekitarnya yang batuk atau bersin sembarangan, anak berisiko lebih tinggi langsung menghirup kuman tersebut.

“Jangan heran bila mana seorang anak yang masih tingginya itu kan di bawah (orang) dewasa. Mereka lah yang kalau kita bicara, bersin, batuk, (anak) menghirup semua partikel-partikel halus sehingga mereka lah yang tertular,” jelas dr. Anggraini.

3. Virus Lebih Tahan di Tubuh Anak

Ada satu pesan penting lagi dari dr. Anggraini yang perlu Ibu ingat. Saat anak sakit flu, ternyata mereka bisa menyebarkan virus ke orang-orang di sekitarnya dalam waktu yang jauh lebih lama ketimbang orang dewasa.

Kondisi ini sebenarnya mirip dengan orang yang daya tahan tubuhnya sedang melemah. Karena tubuh anak butuh waktu lebih lama untuk menyingkirkan virus, makanya virus tersebut betah berlama-lama di dalam tubuh dan siap menular ke siapa saja di dekatnya.

Penutup

Saat flu berat, pastikan ia cukup istirahat, banyak minum, dan makan yang bergizi. Tapi ingat, segera bawa ke dokter anak kalau demamnya tak kunjung turun setelah 3 hari, atau jika si kecil tampak sangat lemas dan kesulitan bernapas!

Di rumah, kita juga bisa memberikan anak Syifa Kids Fluba. Terbuat dari temulawak, kencur, kayu manis, dan daun senggugu yang diformulasikan secara tepat oleh ahli farmasi berpengalaman. Obat batuk herbal ini efektif sebagai anti-bakteri, penguat imunitas, peluruh lendir flu, hingga penangkal radikal bebas.

Syifa Kids Fluba Kemasan

BELI SEKARANG

Cari Apa?