Melihat kondisi udara yang lagi kurang bagus belakangan ini, pasti bikin kita kepikiran ya, Bu? Apalagi kalau anak gampang banget batuk dan pilek. Tentu, kita ingin udara di rumah tetap bersih dan sehat, harapannya keluarga, khususnya anak terlindungi dari polusi.
Nah, salah satu ikhtiar yang lagi banyak diandalkan ibu-ibu sekarang adalah menggunakan air purifier alias penjernih udara. Namun, dari banyaknya produk air purifier di pasaran, tak semuanya ampuh menangkal polusi. Untuk itu, kita perlu memerhatikan kriteria berikut jika berniat membelinya!
Memilih Air Purifier untuk Menangkal Polusi Udara

Menurut dr. Cynthia Centauri, Sp.A(K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penggunaan air purifier ternyata memang sangat bermanfaat. Apalagi buat keluarga yang tinggalnya di wilayah kota atau daerah dengan kualitas udara yang kurang bersahabat.
Namun, supaya kita tak salah beli dan alatnya bisa bekerja maksimal melindungi pernapasan anak, dr. Cynthia membagikan beberapa tips penting ini. Nah, berikut ialah tips memilih air purifier untuk menangkal polusi udara di rumah!
1. Wajib Pilih yang Punya HEPA Filter
Nah, Ibu mungkin pernah dengar soal filter HEPA. Menurut Environmental Protection Agency (EPA), HEPA punya daya saring hingga 99,97%. Air purifier yang punya filter HEPA ini, bisa menyaring benda yang bahkan sekecil debu, serbuk sari, sampai bakteri dan virus penyebab penyakit.
HEPA akan menangkap polutan, menyaring, lalu mengeluarkannya dalam kondisi bersih. “Tugas si mesin ini adalah menyaring partikel udara supaya nanti kotorannya, debu, materi partikulatnya bisa terperangkap di mesin tersebut, sehingga yang dikeluarkan adalah udara yang lebih jernih,” jelas dr. Cynthia.
2. Sesuaikan Coverage Area
Ini yang kadang suka terlewat. Sebelum mantap checkout, pastikan kita cek luas jangkauan air purifier-nya. Kapasitas alatnya tentu wajib kita sesuaikan dengan ukuran ruangan, misalnya buat kamar anak atau ruang keluarga, supaya efeknya lebih optimal.
Kalau alatnya kecil tapi ditaruh di ruangan yang sangat luas, tentu kerjanya jadi tidak optimal. “Nanti kita merasa kok alatnya nggak ada manfaatnya? Padahal mungkin karena coverage-nya kecil. Jadi bisa saja kita butuh beberapa alat untuk ruangan yang berbeda,” tambah dr. Cynthia.
Seberapa Efektif Air Purifier Melindungi Anak dari Polusi?
Ibu tak perlu ragu, karena menurut dr. Cynthia, penggunaan air purifier ini sudah didukung banyak penelitian. Memang, ini bukan alat ajaib yang 100% sempurna, tapi secara medis tetap terbukti punya manfaat nyata buat menekan polusi udara di ruangan.
“Direkomendasikan dokter dari penelitian. Ilmiahnya juga sebetulnya ada walaupun masih kategori C, bukan yang rekomendasinya A, tapi masih bermanfaat,” tegas dr. Cynthia. Nah, air purifier bisa jadi solusi jika area terpapar polusi tapi sulit menghindari.
Ibu juga bisa berikhtiar menjaga kesehatan pernapasan anak dengan Syifa Kids Isplek. Terbuat dari Curcuma xanthorrhiza, Kaempferia galanga, Zingiber officinale, Morinda citrifolia, hingga madu, produk ini berkhasiat untuk menjaga sistem imun, melawan infeksi, hingga mengobati radang karena ISPA.
