Membujuk anak tidur kadang memang bisa memicu drama. Tapi, membiarkan anak begadang juga bisa berdampak langsung pada tinggi badan dan kecerdasannya. Di malam saat hormon pertumbuhan sedang tinggi, yang anak paling perlukan ialah tidur yang cukup!
Nah, untuk anak-anak, tidur bukanlah soal istirahat saja. Di saat anak tidur nyenyak, tubuhnya justru sedang bekerja memaksimalkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan menjaga mood agar ia tetap ceria di keesokan harinya.
Begitu mata anak terpejam, di situlah hormon pertumbuhannya (growth hormone) dilepaskan secara masif. Hormon inilah yang bekerja ajaib menambah tinggi badan anak, memperkuat otot, dan memulihkan sel tubuhnya. Karena itu, waktu yang baik ini, tak boleh kita sia-siakan!
Malam Adalah saat Hormon Pertumbuhan Anak Sedang Bekerja

Menurut dokter spesialis anak, dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., Sp.A., anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan wajib punya tidur nyenyak tanpa gangguan setidaknya dari jam 9 malam hingga 3 pagi.
Bu, hal ini bukan tanpa alasan. Anak yang berhasil mencapai fase tidur pulas (deep sleep) di antara pukul 11 malam hingga 2 pagi terbukti memproduksi growth hormone secara maksimal. Seperti penjelasan sebelumnya, hormon ini sangat penting untuk fase pertumbuhan anak.
“Bahkan, produksinya bisa mencapai 4 kali lipat lebih banyak dibandingkan anak yang jam tidurnya berantakan atau sering terbangun di rentang waktu tersebut,” jelas dr. Ian dalam acara bertajuk “Pejuang Berat Badan Anak” beberapa waktu lalu, melansir dari detikHealth.
Pastikan Anak Tidur Sebelum atau di Jam 9 Malam

Namun, untuk bisa mengambil manfaat hormon ini secara maksimal, anak tidak bisa baru disuruh tidur pada jam setengah 11 malam. Otak dan tubuhnya butuh waktu untuk pelan-pelan beralih dari kondisi sadar menuju tidur yang benar-benar pulas.
Makanya, dr. Ian sangat menyarankan orang tua untuk memulai rutinitas tidur lebih awal. “Syarat utamanya, dari jam 11 malam sampai 2 pagi anak sudah harus berada di fase deep sleep. Agar bisa mencapai titik itu, idealnya anak sudah mulai tertidur sejak jam 9 malam,” tambahnya.
Bukan Hanya Durasi, Kualitas Tidur Juga Harus Terjaga
Bu, namun ingat, durasi tidur yang panjang juga harus dibarengi dengan kualitas yang baik. Pastikan tidak ada hal yang mengusik anak saat dia sedang tertidur pulas. Beberapa hal yang sering merusak siklus tidur (sleep cycle) anak antara lain sebagai berikut.
- Kondisi kesehatan, seperti hidung tersumbat karena alergi atau kebiasaan mendengkur.
- Suasana kamar yang kurang nyaman, misalnya berisik, lampu yang terlalu terang, atau suhu yang gerah.
- Ketidaksengajaan orang tua yang menimbulkan suara, atau membangunkan anak di jam-jam krusial tersebut.
“Kalau tidurnya tidak nyenyak atau siklus tidurnya terganggu, otomatis produksi hormon pertumbuhannya juga akan terhambat,” tutup dr. Ian. Karena itu, pastikanlah ciptakan suasana kamar yang tenang dan mendukung untuk istirahat anak.
Nah, metode lainnya, supaya nafsu makan anak terjaga, orang tua bisa memberi si kecil Syifa Kids Nafsu Makan. Terbuat dari formulasi Curcuma xanthorrhiza, Channa striata, Curcuma domestica, Curcuma aeruginosa, propolis, dan madu, berkhasiat menjaga nafsu makan, imunitas, dan mendukung pertumbuhan.
