Sering kali, anak-anak yang sudah tidak sabar ingin ngemil langsung mencomot buah tanpa dicuci dulu. Padahal, kuman yang masih menempel bisa bikin ia sakit perut. Inilah yang menjadi PR besar kita di rumah. Lantas, bagaimana sih cara mencuci buah yang benar itu?
Nah, makan buah adalah kebiasaan yang sangat bagus dan patut kita dukung. Alasannya, tentu saja karena buah dan sayur segar punya kandungan nutrisi, vitamin, serta enzim alami yang masih utuh dan tidak rusak akibat proses pemanasan.
Buah yang Terlihat Bersih Belum Tentu Steril dari Kuman

Dokter spesialis gizi klinis, dr. Shiela Stefani, Sp.GK, AIFO-K, sangat mendukung kebiasaan keluarga modern yang kembali ke alam (back to nature). Tapi, beliau juga mengingatkan para ibu untuk ekstra waspada, apalagi soal kebiasaan makan buah tanpa mencucinya.
Buah dan sayur yang kita beli itu melewati rantai distribusi yang sangat panjang. Mulai dari panen di kebun, masuk ke dalam karung, terangkut truk, turun di pasar atau supermarket, hingga akhirnya sampai di dapur kita. Banyak sekali tangan yang menyentuhnya!
“Yang paling bahaya itu nomor satu adalah kuman. Kalau kita bilang makanan itu apakah steril kalau kita beli di pasar, maupun di supermarket sekalipun, sebenarnya tidak mungkin bebas dari kuman,” jelas dr. Sheila dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Bandung.
Selain kuman dan bakteri penyebab infeksi pencernaan, ada satu lagi ancaman yang sering kita lupakan, residu pestisida. Menurut dr. Sheila, jika dibiarkan menumpuk di tubuh, pestisida bisa memicu keracunan jangka panjang hingga risiko kanker. Menyeramkan, bukan?
Bagaimana Cara Mencuci Buah yang Benar?
Banyak dari kita yang menganggap merendam buah di mangkuk air saja sudah cukup. Padahal, itu tidak tepat. Agar si kecil aman dari sakit perut, coba ikuti langkah-langkah mencuci buah yang benar berikut ini!
- Jangan hanya direndam, guyur menggunakan air mengalir. Mengguyur buah dan sayur di bawah air mengalir ternyata sangat penting. Aliran air akan membantu mendorong kotoran dan kuman agar luruh terbawa air dan tidak menempel kembali ke kulit buah.
- Selain air mengalir, kita juga perlu menggosoknya. “Berdasarkan penelitian, mencuci dengan air mengalir dan benar-benar digosok semua sisinya, itu cukup untuk menghilangkan pestisida dan bakteri,” kata dr. Sheila. Bahkan, untuk buah berkulit keras, kita bisa menggosoknya dengan sikat khusus.
- Selain itu, kita juga bisa mencuci dengan sabun buah. Pastikan sabun tersebut mempunyai label food grade. Pembersih seperti ini terbuat dari formulasi khusus sehingga aman jika ada sisa yang tak sengaja tertelan.
Nah, sekarang kita tak perlu khawatir lagi saat si kecil asyik mengunyah buah favoritnya. Cukup luangkan waktu ekstra sedikit saja di wastafel dapur, pencernaan anak pun jadi lebih aman terlindungi. Mulai biasakan mencuci buah dengan benar dari sekarang!
Agar anak semakin lahap makan buahnya, kita juga bisa mendukung nafsu makan dan variasi gizinya dengan Syifa Kids Nafsu Makan. Produk ini terbuat dari Curcuma xanthorrhiza, Channa striata, Curcuma domestica, Curcuma aeruginosa, propolis, dan madu, berkhasiat memicu nafsu makan, mendukung imun dan gizinya.
