Anak Alergi Telur Ayam, Apa Boleh Makan Telur Puyuh & Bebek?

Anak Alergi Telur Ayam, Apa Boleh Makan Telur Puyuh & Bebek?

Menyiapkan sarapan anak rasanya belum lengkap kalau tidak ada telur, ya? Selain praktis, telur ayam adalah sumber protein yang juara. Namun, rencana menu harian ini bisa jadi membingungkan ketika si anak ternyata memiliki alergi terhadap telur ayam.

Lantas, muncul pertanyaan di benak para ibu, apakah anak yang alergi telur ayam boleh makan telur puyuh atau bebek? Nah, sebelum kita buru-buru memborong telur puyuh di pasar, mari kita pahami dulu apa penyebab alergi telur, fakta medisnya, hingga solusinya!

Kenapa Anak Bisa Alergi Terhadap Telur Ayam?

Anak Alergi Telur Ayam

Alergi telur sebenarnya adalah salah satu jenis alergi makanan yang paling umum menyerang anak-anak, bahkan sejak mereka masih bayi. Namun, kenapa bisa begitu? Ternyata, saat anak makan telur, sistem imunnya keliru mengenali protein di dalamnya sebagai musuh atau zat berbahaya.

Akibat kesalahpahaman tersebut, tubuh memberikan respons perlawanan dengan melepaskan zat kimia bernama histamin untuk menyerang protein tersebut. Pelepasan histamin inilah yang memunculkan berbagai gejala yang kita kenal sebagai alergi pada tubuh si kecil.

Nah, meski bisa dipicu oleh bagian kuning telur, mayoritas kasus alergi uniknya justru disebabkan oleh putih telur. Pasalnya, putih telur mengandung kadar protein yang jauh lebih padat dan tinggi ketimbang bagian kuningnya.

Ada beberapa faktor yang membuat anak lebih rentan terkena alergi ini, mulai dari faktor genetik (keturunan dari orang tua) hingga riwayat eksim atau dermatitis atopik. Namun, jangan khawatir, seiring bertambah usianya, alergi telur ini umumnya akan memudar dan hilang dengan sendirinya.

Tanda-Tanda Anak Alergi Telur Ayam

  • Reaksi Kulit: Muncul ruam merah, gatal-gatal, atau bentol (biduran).
  • Masalah Pencernaan: Sakit perut, mual, muntah, hingga diare.
  • Gejala Pernapasan Ringan: Hidung tersumbat, meler, atau sering bersin (mirip gejala rinitis).
  • Gejala Asma: Batuk, napas berbunyi (mengi), hingga sesak napas.

Apakah Anak yang Alergi Telur Boleh Makan Telur Puyuh atau Bebek?

Telur Bebek

Mungkin kita semua berpikir, karena yang dilarang adalah telur ayam, berarti telur burung puyuh, bebek, atau kalkun aman dikonsumsi. Sayangnya, jawabannya adalah sebaiknya dihindari, ya. Nyatanya, semua jenis-jenis tersebut bisa berefek sama seperti telur ayam.

Dr. Hemant Sharma, seorang dokter spesialis alergi dan imunologi dari Children’s National Medical Center, menjelaskan adanya kondisi yang bernama reaktivitas silang (cross-reactivity). Karena telur tersebut masih berasal dari satu keluarga spesies unggas, struktur protein dalam telur mereka pun sangat-sangat mirip.

Jadi, kalau respons sistem imun si kecil dengan protein telur ayam adalah alergi, besar kemungkinan tubuhnya juga akan menolak protein dari telur bebek dan puyuh. Memang ada segelintir anak yang aman-aman saja saat makan telur puyuh meski alergi telur ayam, tetapi risikonya terlalu besar untuk dicoba sembarangan.

Beberapa laporan medis, bahkan menyebutkan adanya anak yang mengalami syok anafilaksis (reaksi alergi parah yang mengancam nyawa) justru setelah mengonsumsi telur puyuh. Jadi, demi keamanan, para dokter spesialis anak biasanya menyarankan untuk menghindari semua jenis telur unggas.

Cara Mengatasi Gejala Alergi Telur Anak

Jika orang tua curiga si anak mempunyai alergi telur, langkah pertama dan paling tepat adalah berkonsultasi ke dokter spesialis anak atau alergi. Dokter biasanya akan melakukan tes tusuk kulit atau tes darah untuk memastikan diagnosisnya.

Bila terjadi reaksi gatal ringan setelah si kecil tidak sengaja makan makanan yang mengandung telur (seperti kue atau roti), dokter biasanya akan meresepkan obat anti-histamin. Jika riwayat alergi anak cukup parah, dokter mungkin akan membekali orang tua dengan suntikan darurat (epinefrin).

Walau harus puasa makan telur ayam, bebek, dan puyuh untuk sementara waktu, kebutuhan protein si kecil tetap bisa terpenuhi secara maksimal dari bahan makanan lain. Kita bisa menggantinya dengan daging, ikan, tempe, atau susu.

Nah, jika anak memiliki riwayat alergi, orang tua juga bisa menyediakan Syifa Kids Lergital di rumah. Terbuat dari formula alami Curcuma xanthorrhiza, Andrographis paniculata, Curcuma domestica, hingga madu, ia efektif meredakan gejala-gejala alergi dan menekan rasa gatal yang timbul.

Syifa Kids Lergital Kemasan

BELI SEKARANG

Cari Apa?