Normalkah Suhu Anak saat Demam Naik-Turun Drastis?

Normalkah Suhu Anak saat Demam Naik-Turun Drastis?

Bu, sebagai orang tua, kita pasti cemas saat mendapati suhu tubuh si kecil naik-turun tak menentu. Rasanya baru tadi pagi suhunya turun dan anak terlihat aktif, tetapi begitu malam tiba, badannya kembali panas tinggi. Pertanyaannya, normalkah suhu anak demam naik-turun secara drastis begini?

Kondisi demam yang tak stabil ini, sering bikin orang tua bingung dan bertanya-tanya. Apakah ini berbahaya? Kenapa panasnya tak kunjung stabil? Nah, sebelum panik berlebihan, ada baiknya kita pahami dulu mekanisme tubuh anak saat demam. Mari simak artikel yang sudah kami rangkum!

Kenapa Suhu Tubuh Anak Demam Bisa Naik-Turun?

Suhu Anak Demam Naik-Turun secara Drastis

Nah, hal pertama yang perlu selalu kita ingat adalah, demam bukanlah penyakit utama, melainkan gejala yang tampak di luar saja. Artinya, demam adalah respons alami sistem kekebalan tubuh anak yang sedang bekerja melawan infeksi, entah itu infeksi virus, bakteri, atau zat asing lainnya di dalam tubuh.

Lalu, kenapa suhunya bisa naik-turun drastis? Secara alami, suhu tubuh manusia memang berfluktuasi sepanjang hari. Suhu tubuh cenderung lebih rendah di pagi hari dan akan mencapai puncaknya di sore atau malam hari. Dalam kondisi sehat sekalipun, hal ini juga terjadi.

Fluktuasi suhu ini selalu terjadi. Itulah sebabnya, demam pada anak sering kali terasa lebih tinggi saat malam hari. Nah, selain faktor alami ini, ternyata ada banyak penyebab lainnya yang bikin naik-turun suhu anak semakin drastis saat demam. Apa saja faktor tersebut?

1. Infeksi Virus & Bakteri

Ini adalah penyebab suhu anak demam naik-turun secara drastis yang paling umum. Ketika tubuh mendeteksi adanya infeksi, otak akan menaikkan suhu tubuh untuk menghambat semua perkembangan dan pertumbuhan kuman.

Misalnya saja flu (common cold) atau roseola. Demam akibat virus sering muncul mendadak di 24 jam pertama dan suhu anak bisa naik-turun selama virus masih aktif. Begitu juga infeksi bakteri saat anak radang tenggorokan, infeksi saluran kencing (ISK), atau infeksi telinga.

Nah, suhu tubuh anak bisa berubah-ubah setiap 4 jam atau lebih, tergantung respons imun tubuhnya saat itu. Ketika jumlah kuman meningkat atau tubuh sedang aktif melawan lebih keras, suhu bisa naik. Ketika respons imun sedikit mereda, suhu bisa turun lagi, lalu naik kembali.

2. Respons Pasca Imunisasi (Vaksin)

Jika si kecil baru saja diimunisasi di Posyandu, demam naik-turun adalah hal yang wajar. Ini menandakan vaksin sedang bekerja, dan tubuh anak sedang membangun antibodi. Setelah imunisasi, tubuh anak mengira sedang diserang kuman, padahal yang masuk adalah antigen (kuman yang dilemahkan) dari vaksin.

Demam pasca vaksin biasanya dimulai dalam 12 jam pertama dan bisa berlangsung selama 2 hingga 3 hari. Umumnya kondisi ini tidak berbahaya. Beberapa vaksin tertentu (misalnya DPT, PCV, atau MR) memang lebih sering menyebabkan demam ketimbang vaksin lain, dan itu masih wajar.

3. Pengaruh Suhu Lingkungan

Bu, sistem pengaturan suhu tubuh anak belum sesempurna orang dewasa. Tubuh mereka lebih cepat panas, tetapi juga lebih sulit membuang panas. Alhasil, faktor dari luar bisa sangat berpengaruh. Bahkan, pakaian yang terlalu tebal atau suhu kamar yang panas bisa membuat suhu tubuh anak ikut melonjak.

Biasanya, tubuh anak terasa panas (sumeng) hanya karena ia memakai baju berlapis-lapis. Begitu baju tebalnya dilepas dan diganti bahan yang tipis, suhu tubuhnya akan turun dengan sendirinya. Ibu perlu cerdik mengamati hal ini, karena anak tak selalu rewel meski tubuhnya sedang panas.

Pertolongan Pertama saat Suhu Tubuh Naik

Ilustrasi Anak Terkena ISPA dan Demam

Saat menghadapi suhu anak demam yang naik-turun secara drastis, fokus utamanya adalah membuat anak merasa nyaman dulu, lalu memperhatikan kecukupan cairan untuk mencegah dehidrasi. Nah, berikut langkah-langkah yang bisa kita terapkan di rumah!

  • Gunakan kompres hangat. Hindari air dingin atau es batu karena bisa membuat anak menggigil dan justru menaikkan suhu tubuh. Gunakan kain yang dibasahi air hangat suam-suam kuku, lalu letakkan di lipatan tubuh seperti ketiak, paha, dan leher.
  • Pastikan kebutuhan cairan anak tercukupi, karena demam berisiko menyebabkan dehidrasi. Kebutuhan cairan di sini tak melulu air putih, ya? Ibu juga bisa beri ia susu atau kuah makanan hangat jika ia enggan minum terlalu banyak air putih.
  • Kenakan anak pakaian berbahan tipis dan menyerap keringat. Hindari menyelimuti anak dengan selimut tebal saat demam tinggi karena panas tubuh justru akan terperangkap dan sulit keluar. Ini penyebab suhu naik yang sudah kita bahas tadi.
  • Jika anak tampak rewel atau kesakitan, dan usianya di atas 6 bulan, kita boleh memberikan paracetamol sesuai dosis anjuran dokter. Hindari penggunaan aspirin pada anak karena risiko efek samping yang serius.

Bu, tidak semua demam harus segera kita obati. Terkadang, demam perlu dibiarkan agar sistem imun anak belajar bekerja. Menurut National Health Service (NHS) UK, suhu tubuh anak biasanya akan kembali normal dalam waktu 3-4 hari. Kondisi umumnya aman jika punya ciri berikut.

  • Demam berlangsung kurang dari 5 hari.
  • Anak masih mau minum dan buang air kecil lancar.
  • Saat suhu turun, anak kembali bermain dan responsif.
  • Suhu tubuh masih di bawah 39 °C.

Tanda-Tanda Demam yang Perlu ke Dokter

Meskipun demam adalah hal wajar, kita tetap harus waspada. Segera bawa si kecil ke dokter jika terdapat tanda-tanda, seperti suhu lebih tinggi dari 40 °C, demam tak kunjung reda setelah 5 hari, anak sangat lemas, atau disertai gejala sesak napas, muntah, diare, hingga ruam kulit.

Anak demam naik-turun umumnya adalah fase normal dari perlawanan tubuh terhadap penyakit. Kuncinya adalah pengamatan orang tua terhadap kondisi anak secara menyeluruh, bukan hanya terpaku pada angka termometer saja.

Ibu juga bisa memberinya Syifa Kids Trupan saat ia demam. Syifa Kids Trupan adalah obat herbal dari bahan alami, seperti Curcuma xanthorrhiza, Cinnamomum burmanii, Kaemferia galanga, dan madu yang ampuh untuk menurunkan demam anak.

Syifa Kids Trupan Kemasan

BELI SEKARANG

Cari Apa?