Benarkah Teh Pahit Bisa Bantu Mengatasi Diare Anak?

Benarkah Teh Pahit Bisa Bantu Mengatasi Diare Anak?

Di saat anak diare, insting pertama kita mungkin ingin segera memberikan obat. Namun, tahukah Ibu jika ada satu cara alami ala rumahan yang sudah terbukti secara turun-temurun bisa mengatasi diare? Nah, cara alami tersebut adalah memberikan teh pahit.

Iya, teh bisa membantu meredakan diare. Membuatkan teh hangat tanpa gula (pahit) yang diseduh sedikit kental memang terbukti bisa mengurangi frekuensi buang air besar anak, memadatkan feses, dan meredakan rasa tidak nyaman di perut seperti kram dan mual.

Kenapa Teh Pahit Bisa Bantu Mengatasi Diare?

Teh Bisa Membantu Mengatasi Diare

Banyak orang percaya dan sudah merasakan manfaat dari teh pahit ini. Dan nyatanya, hal ini memang bukan sekadar mitos belaka. Manfaat teh dalam meredakan diare ini, berasal dari kandungan alaminya. Bagaimana cara kerjanya, ya?

1. Memadatkan Feses

Teh memiliki zat alami bernama tanin. Nah, tanin ini punya sifat astringen yang tugasnya seperti mengerem pergerakan usus yang terlalu cepat dan meredakan radang. Sifat zat ini sangat berguna saat anak mengalami diare.

Sebuah penelitian dalam jurnal Natural Product Communications membuktikan bahwa kandungan tanin pada teh sangat efektif dan aman untuk meredakan diare akut. Jadi, tak heran kalau setelah minum teh, BAB si kecil perlahan akan jadi lebih padat.

2. Mengusir Bakteri

Diare pada anak sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya bakteri jahat bernama Escherichia coli. Bakteri ini mampu memproduksi racun dan merusak sel-sel usus manusia. Biasanya, bakteri ini ada di makanan yang terkontaminasi atau tercemar.

Sebuah studi dari Asian Journal of Tropical Biotechnology pernah meneliti efektivitas ekstrak daun teh. Hasilnya, zat tanin di dalam teh terbukti ampuh melawan serta menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli.

3. Meredakan Perut Melilit

Perut Melilit saat Diare

Diare biasanya datang sepaket dengan perut kram yang bikin anak rewel. Nah, beberapa jenis teh, seperti peppermint atau chamomile, secara alami punya efek zat anti-spasmodik. Nah, efek ini bisa meredakan kram atau kejang pada otot polos di organ dalam.

Di samping itu, teh bisa membantu merelaksasi dan melemaskan otot-otot saluran pencernaan anak yang kaku. Kalau otot perutnya lebih rileks, rasa melilitnya pun akan jauh berkurang. Efek ini bisa kurangi gejala yang anak rasakan.

4. Mencegah Cairan Terkuras

Khusus untuk jenis teh chamomile, ada satu keunggulan ekstra yang bernama sifat anti-sekresi. Mudahnya begini, saat diare, usus mengeluarkan terlalu banyak cairan yang bikin feses menjadi lebih encer ketimbang biasanya.

Nah, sifat anti-sekresi teh chamomile ini akan membantu mengurangi produksi cairan berlebih di usus tersebut, sehingga frekuensi ke toilet pun berkurang. Teh bantu menghambat kelenjar atau enzim tertentu agar tidak memproduksi cairan secara berlebihan.

Aturan Aman Memberikan Teh Pahit ke Anak

Meskipun bermanfaat, memberikan teh pahit untuk anak yang sedang diare tidak boleh sembarangan. Tentu saja, sistem pencernaan anak lebih sensitif daripada orang dewasa. Coba ikuti aturan amannya berikut ini!

  • Pilih Teh yang Tepat: Untuk anak, hindari teh hitam atau teh hijau pekat yang tinggi kafein karena kafein justru bisa membuat anak makin dehidrasi. Sangat disarankan memilih teh herbal tanpa kafein seperti chamomile atau peppermint yang lebih lembut di perut si kecil.
  • Berikan Sedikit Demi Sedikit: Jangan langsung berikan satu gelas besar. Berikan beberapa teguk teh hangat dari cangkir kecilnya secara berkala sepanjang hari. Ini membantu tubuh anak menyerap cairan dengan lebih baik.
  • Tahan Godaan untuk Menambah Gula: Ingat ya, resepnya adalah teh pahit. Memasukkan banyak gula justru bisa menarik lebih banyak air ke dalam usus dan membuat diare si kecil makin parah.
  • Pantau Reaksi Anak: Jika setelah minum teh perut si kecil malah kembung atau gejalanya memburuk, segera hentikan pemberiannya.

Sebaiknya hindari dulu makanan berlemak, berminyak, atau pedas sampai perutnya benar-benar sembuh. Terakhir, pastikan si kecil banyak istirahat. Segera periksakan ke dokter jika diarenya tidak kunjung membaik lebih dari 2 hari, anak tampak sangat lemas, atau fesesnya berdarah.

Untuk mengatasi diare, kita juga bisa menyetok Syifa Kids Diar di rumah. Diformulasi dari madu, Psidium guajava (daun jambu biji), Foeniculum vulgare, Curcuma xanthorrhiza, Curcuma domestica, ia efektif mengurangi kontraksi usus, menyehatkan pencernaan, melawan bakteri, hingga mematikan bakteri penyebab diare.

Syifa Kids Diar Kemasan

BELI SEKARANG

Cari Apa?