Bagi ibu-ibu, salah satu pekerjaan besar saat terjadi hujan abu adalah debunya yang masuk sampai ke sela-sela rumah. Ingin rasanya segera membersihkan, menyapu halaman, hingga mengelap perabotan supaya rumah kembali kinclong dari sisa-sisa abu vulkanik.
Beda sama debu biasa, abu vulkanik itu teksturnya tajam dan kasar. Terbayang kan kalau sampai kelilipan di mata kita atau anak pas lagi bersih-bersih? Dikucek sedikit saja bisa bikin mata lecet sampai infeksi. Nah, karena itu, bersih-bersih abu vulkanik tak bisa kita lakukan dengan sembarangan!
Tips Membersihkan Sisa-Sisa Abu Vulkanik
Nah, supaya kegiatan bersih-bersihnya tetap aman dan mata bebas iritasi, dr. Rini Sulastiwaty Situmorang, Sp.M(K), Dokter Spesialis Mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), punya tips gampang buat para Ibu. Berikut adalah tips membersihkan sisa abu vulkanik di rumah!
1. Gunakan Goggles (Kacamata Pelindung)

Waktu beres-beres abu, jangan hanya memakai masker. Kacamata juga wajib kita pakai. dr. Rini sendiri, merekomendasikan kacamata jenis goggles (yang menempel rapat ke wajah), karena bisa melindungi mata dari atas, bawah, dan samping. Dengan ini, debu tak bisa masuk ke mata!
Jika di rumah tak ada goggles, Ibu tak perlu panik. Pakai saja kacamata yang ada, entah itu kacamata biasa, kacamata hitam, atau kacamata lain buat pelindung darurat. Kata dr. Rini, “Daripada mata nggak terlindungi sama sekali, mending manfaatkan kacamata apa saja yang ada di rumah.”
Satu pesan lagi, kalau angin di luar lagi kencang-kencangnya dan abunya masih tebal, mending tunda dulu kegiatan bersih-bersih di teras atau halamannya. Tidak perlu memaksakan diri, soalnya bahaya banget untuk mata dan pernapasan kita sekeluarga.
2. Copot Lensa Kontak
Khusus buat Ibu yang sehari-hari pakai softlens, dr. Rini wanti-wanti supaya dilepas dulu selama rumah masih berdebu. Bahayanya bisa double, debu abu yang halus ini bisa diam-diam terselip ke balik softlens dan akhirnya malah terjebak menempel di mata kita.
Namun, kalau telanjur kelilipan debu pas lagi pakai softlens, langsung lepas saat itu juga! Lebih aman, softlens-nya langsung dibuang. Setelah itu, bilas mata pelan-pelan pakai air bersih yang mengalir sampai perihnya hilang dan terasa nyaman.
3. Hindari Mengucek Mata

Nah, ini dia kebiasaan yang sering banget tanpa sadar kita atau anak-anak lakukan. Kelilipan sedikit, tangan langsung otomatis mengucek mata. Padahal, kalau debunya itu abu vulkanik, mengucek mata adalah pantangan yang besar dan berisiko.
“Jadi, waktu kita kucek mata seperti ini berarti ada permukaan kasar yang mungkin akan menempel di daerah mata. Lalu ketika kita giniin dia lukanya akan makin lebar. Dan makin dalam mungkin. Tergantung dari benda yang jadi sumber gesekannya itu,” jelas dr. Rini.
4. Gunakan Air Mengalir saat Kelilipan
Kalau mata mulai terasa mengganjal atau telanjur kelilipan, langsung saja bilas dengan air bersih yang mengalir. Guyuran air ini jauh lebih ampuh buat menyingkirkan debu membandel daripada cuma sekadar mengedipkan mata. Ini bisa jadi pertolongan pertama jika mata iritasi saat membersihkan sisa abu vulkanik.
Setelah membilas bersih, Ibu bisa meneteskan obat tetes mata jenis air mata buatan. Ini bagus untuk melembapkan mata sekaligus menyapu sisa debu halus agar iritasi cepat mereda. Selain itu, jangan lupa selalu sedia di kotak P3K rumah!
Penutup
Ibu juga bisa berikhtiar menjaga kesehatan mata anak, mengatasi mata lelah, merah, atau gatal pada anak dengan Syifa Kids Permata. Terbuat dari madu, Daucus carota, Curcuma xanthorrhiza, dan Cinnamommum burmanii, selain mengatasi gangguan mata juga bagus sebagai gizi mata anak.
