Penyebab Anak Sakit Perut saat Puasa dan Cara Mencegahnya

Penyebab Anak Sakit Perut saat Puasa dan Cara Mencegahnya

Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang spesial bersama anak. Apalagi, jika ia sedang semangat-semangatnya belajar berpuasa. Rasanya bangga sekali, ya? Namun terkadang, ada kalanya kita mendapati anak yang tiba-tiba sakit perut saat puasa. Kira-kira kenapa, ya?

Entah itu mulas, kembung, atau perih lambung, sakit perut memang menjadi salah satu gangguan perut yang lazim datang di bulan Ramadan. Sering kali kita juga dibuat bingung, padahal pas sahur makannya sudah banyak dan bergizi, kok bisa tetap sakit?

Kenapa Perut Anak Sering Sakit saat Puasa?

Anak Sakit Perut saat Puasa

Bu, puasa sebetulnya punya banyak banget manfaat untuk anak. Mulai dari melatih daya tahan tubuh, hingga memberi waktu istirahat bagi organ pencernaan. Namun, perlu kita ingat juga kalau perut dan metabolisme anak masih dalam tahap berkembang.

Saat puasa, jam makan mereka berubah drastis. Perut yang biasanya terisi makanan di siang hari, tiba-tiba harus kosong selama kurang lebih 13 jam. Tak heran, kondisi ini bisa bikin asam lambung naik, dan karena lambung anak masih sensitif, hal ini sering memicu rasa mulas atau perih.

Selain karena perut kosong, ada beberapa kebiasaan lain yang diam-diam sering jadi biang keroknya, misalnya saja balas dendam saat berbuka. Anak biasanya kalap dan makan terlalu banyak saat buka puasa karena lapar mata, semua takjil yang ia lihat terlihat enak.

Selain kalap ketika berbuka, menu buka puasa yang tidak ramah bagi anak juga bisa memicu sakit perut. Misalnya, kebanyakan minum es manis, memakan gorengan berlemak, atau makanan yang sifatnya pedas dan asam.

Beberapa anak yang punya alergi atau intoleransi laktosa juga bisa sakit perut karena minum susu. Bila anak punya perut yang sangat sensitif atau intoleransi laktosa, langsung minum susu saat perut kosong bisa bikin kembung dan mulas.

Cara Mencegah Sakit Perut Anak saat Ramadan

Pada dasarnya, perut anak terasa sakit karena ada penyebabnya. Untuk mencegah sakit perut tersebut, mau tidak mau, kita perlu menjauhkan anak dari segala penyebab tersebut. Agar anak terbebas dari sakit perut saat puasa, coba terapkan beberapa jurus jitu di bawah ini.

1. Atur Porsi Makan Bertahap

Puasa memang bikin anak ingin melahap semua makanan yang ada di meja makan. Hanya saja, perut anak yang sudah kosong seharian itu akan kaget apabila langsung disuruh bekerja keras mencerna banyak makanan sekaligus.

Lebih baik, awali buka puasa dengan takjil yang ringan seperti kurma atau teh hangat. Beri jeda waktu sejenak (misalnya setelah salat Magrib), baru boleh memberikan makanan berat dengan porsi secukupnya. Bu, ingatkan anak  juga untuk mengunyah pelan-pelan.

2. Kurangi Makanan Pedas & Asam

Ilustrasi Anak Makan Sup Ayam

Anak-anak suka sekali camilan pedas atau gorengan renyah, kan? Nah, selama sahur dan berbuka, coba kurangi dulu makanan jenis ini. Makanan pedas bisa mengiritasi lambung anak, sementara gorengan tinggi lemak bisa memperlambat kerja pencernaan.

Pilih menu yang bikin nyaman dan hangat di perut seperti sup kaldu atau sayur bening. Ketika puasa, lambung dalam keadaan kosong lebih lama. Ketika langsung diberi makanan pedas saat berbuka, risiko rasa tidak nyaman bisa meningkat.

3. Jangan Tidur Setelah Makan

Bu, habis makan kenyang, bawaannya anak pasti ingin rebahan, kan? Nah, jangan biarkan si Kecil langsung tidur setelah makan sahur atau berbuka. Rebahan setelah makan bisa bikin asam lambungnya naik ke kerongkongan.

Ajak anak berjalan kaki ringan di sekitar rumah, atau ajak mereka membantu membereskan meja makan. Gerakan tubuh ini sangat membantu usus mencerna makanan lebih cepat. Hal ini bisa membantu merangsang gerak usus dan mengurangi rasa begah.

4. Pastikan Cairannya Terpenuhi

Air Putih yang Cukup

Kadang, kram perut pada anak juga bisa disebabkan oleh dehidrasi. Pastikan si kecil tetap cukup minum meski sedang puasa. Terapkan pola minum 2-4-2, dua gelas saat berbuka, empat gelas sepanjang malam hingga menjelang tidur, dan dua gelas lagi saat sahur.

Penutup

Jika sudah menerapkan semua cara di atas namun si anak tetap sering mengeluh sakit perut yang hebat, tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan dokter anak, ya. Apalagi jika si kecil memiliki riwayat medis khusus sebelumnya, jangan ditunggu lagi.

Selain dengan tips-tipsdi atas, orang tua juga bisa memberinya Syifa Kids Vitangin untuk meredakan sakit perut. Syifa Kids Vitangin merupakan formulasi sirup madu herbal yang mengandung Foeniculum vulgare, Zingiber officinale, Curcuma xanthorrhiza, Curcuma domestica, dan madu.

Bahan-bahan tersebut berkhasiat untuk menenangkan otot-otot saluran pencernaan, mengurangi gas dan kembung yang sering menjadi penyebab mual. Bahan-bahan ini juga bagus untuk menghambat reseptor serotonin dan menyeimbangkan produksi asam di saluran pencernaan.

Syifa Kids Vitangin Kemasan

BELI SEKARANG

Cari Apa?