Ibu, pernahkah merasa pusing tujuh keliling saat si kecil tiba-tiba mogok makan? Atau, si anak cenderung pilih-pilih makanan, cuma mau makan itu-itu saja sampai kita khawatir nutrisinya kurang seimbang? Kasus semacam ini tentu bikin perasaan orang tua campur aduk.
Khawatir perkembangannya terganggu, tapi bingung harus bagaimana? Jangan panik dulu! Ternyata, menghadapi anak yang susah makan atau picky eater itu hal yang cukup lumrah. Nah, ada banyak cara yang bisa kita coba untuk mengembalikan nafsu makan mereka.
Cara Ampuh Supaya Anak Tidak Pilih-Pilih Makanan
Sebagai orang tua, kita memang perlu jeli memperkirakan asupan kalori dan nutrisi anak agar tumbuh kembangnya optimal. Kebutuhan kalori setiap anak beda-beda ya, tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatannya.
Nah, kalau si kecil tiba-tiba susah makan, picky eater, jangan langsung cemas berlebihan. Ada banyak strategi yang bisa orang tua terapkan di rumah. Berikut ini adalah beberapa cara menambah nafsu makan anak yang bisa orang tua coba di rumah.
1. Jangan Gunakan Paksaan
Ini dia yang sering kali bikin orang tua gemas. Saat anak tidak mau makan, rasanya ingin memaksa mereka menghabiskan makanannya. Padahal, memaksa anak justru bisa membuatnya semakin enggan dan malas makan. Bukannya lahap, anak bisa jadi malah trauma dengan waktu makan.
Oleh karena itu, terapkan pendekatan yang lebih lembut dan sabar. Coba bujuk dengan kata-kata manis atau alihkan perhatiannya dengan cerita seru. Ingat, tujuan kita bukan sekadar supaya makanan habis saja, tetapi untuk menumbuhkan kebiasaan makan yang positif.
2. Sulap Menu agar Bervariasi

Sama seperti kita, si anak juga bisa bosan, apalagi kalau orang tua selalu menyajikan menu yang sama setiap hari. Ibu, coba kreasikan variasi makanan sehat untuk anak agar lebih menunya selalu menarik. Misalnya, orang tua bisa bawakan bekal sekolah anak dengan tampilan yang menarik atau tambahkan surprise di dalamnya.
Lagipula, semakin bervariasi bahan makanan yang digunakan, semakin kaya pula nutrisi yang anak konsumsi. Jangan lupa, sajikan dengan tampilan yang menarik. Hias makanan seperti karakter kartun favoritnya, atau bentuk-bentuk lucu. Ini bisa jadi jurus ampuh agar anak mau makan!
3. Biasakan Makan sesuai Jadwal
Bu, disiplin itu penting. Dengan menerapkan jadwal makan yang rutin pada anak sejak ia kecil, orang tua akan lebih mudah mengatasinya saat nanti anak susah makan. Anak akan terbiasa makan pada waktu yang sama secara rutin.
Menerapkan jadwal makan yang rutin juga akan berdampak positif pada pola makannya hingga ia beranjak dewasa. Jadi, usahakan konsisten ya, supaya si anak memiliki biological clock yang teratur untuk makan. Sehingga, ia bisa dengan mudah beranjak makan saat waktunya tiba.
4. Sediakan Camilan Sehat

Khawatir si kecil makan terlalu sedikit? Ibu bisa mengakalinya dengan memberikan berbagai camilan sehat dan lezat. Menurut laman Kids Health, aneka camilan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak, selain dari menu makanan utama.
Untuk menjamin camilan tersebut sehat, akan lebih baik jika orang tua membuatnya sendiri di rumah. Misalnya, berikan camilan sehat seperti puding buah atau es krim berbahan dasar buah asli. Selain tahu kandungan nutrisinya, kebersihan camilan anak juga akan lebih terjamin.
5. Makan Porsi Kecil, tapi Sering
Jika anak memang susah makan, hindari memberinya makanan dalam porsi besar yang bisa membuatnya langsung ilfeel. Alih-alih menyajikan porsi makan yang besar, sebaiknya berikan porsi kecil namun lebih sering. Ini bisa jadi cara ampuh agar anak mau makan.
Strategi ini juga efektif jika anak mudah bosan dengan makanannya. Berikan ia porsi makan yang kecil, kemudian 2-3 jam berikutnya tawarkan makanan dengan menu yang baru. Dijamin, perutnya tidak akan terlalu kenyang dan matanya akan lebih fresh melihat hidangan baru!
6. Batasi Minum saat Makan
Biasanya, anak cenderung minum terlalu banyak saat makan. Nah, hati-hati, hal ini bisa membuatnya cepat kenyang dan kembung. Pada akhirnya mengurangi keinginan anak-anak untuk menghabiskan makanannya.
Oleh karena itu, edukasi anak agar tidak minum terlalu banyak saat makan. Ibu bisa membatasi asupan cairannya, contohnya satu gelas saja untuk sekali makan. Setelah selesai makan, barulah berikan anak minum tambahan.
Ini dapat menjadi strategi untuk meningkatkan nafsu makan anak. Penting juga untuk menghindari memberikan minuman manis pada anak karena dapat membuatnya semakin kembung dan kenyang. Terlalu banyak minum manis saat makan, membuatnya enggan menghabiskan makanannya.
7. Pastikan Makanan Bernutrisi
Ini dia yang paling penting, pastikan makanan yang anak konsumsi penuh dengan nutrisi. Kenapa? Mineral dan vitamin dalam makanan juga bisa menjadi cara agar anak nafsu makan. Misalnya kandungan zat besi dan zinc dalam makanan, mampu membuat nafsu makan anak meningkat.
Beberapa contoh makanan yang mengandung zat besi dan zinc adalah daging sapi, daging ayam, ikan, dan berbagai sayuran dengan daun hijau tua. Ibu bisa mengolahnya menjadi hidangan yang lezat dan menarik, sesuai bagaimana kesukaan anak.
8. Ajak Anak Berkreasi di Dapur

Bagaimana kalau melibatkan anak dalam persiapan makanan? Ini ide yang cukup seru, orang tua bisa mengajaknya menyiapkan menu sarapan atau bekal ke sekolahnya, atau bahkan memintanya sendiri untuk memilih menu favoritnya.
Berikan ia tugas yang mudah sesuai usianya, misalnya menyiapkan beberapa bahan makanan ringan atau sekadar menghias hidangan. Biasanya, anak akan lebih tertarik untuk makan jika ia merasa dilibatkan dalam proses penyiapan makanannya.
Bahkan, ini bisa menjadi cara efektif agar anak lahap makan, karena ia merasa jadi bagian dari proses dan akan mengira makanan itu adalah buatannya juga. Bangga kan, kalau hasil karyanya sendiri dimakan dengan lahap?
Kenapa Nafsu Makan Anak Sering Menurun?
Memasuki usia sekolah, penurunan nafsu makan pada anak sering kali menjadi perhatian. Bahkan, tak jarang anak menjadi picky eater, pilih-pilih makanan, dan hanya mau mengonsumsi makanan tertentu saja.
Sebagai orang tua, kita mungkin akan merasa frustrasi menghadapi sikap si kecil yang satu ini. Namun, sebelum menerapkan berbagai cara untuk meningkatkan nafsu makan anak, cukup penting bagi orang tua untuk memahami akar penyebabnya apa.
- Salah satu alasan yang mungkin menyebabkan nafsu makan anak menurun adalah karena sedang sakit. Umumnya, penyakit yang dapat menyebabkan anak kehilangan nafsu makan meliputi sakit tenggorokan, diare, sakit kepala, atau demam.
- Saat anak mengalami stres, nafsu makannya bisa menurun drastis. Stres di sini bisa meliputi masalah akademik di sekolah, pergaulannya di sekolah dan lingkungan, masalah di dalam keluarga, tekanan orang tua, dan yang lainnya.
- Perasaan depresi tidak hanya membuat anak terlihat sedih, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas sehari-harinya. Salah satu dampaknya, anak menjadi tidak mau makan. Sering kali, orang tua, keliru mengartikan depresi yang dialami anak, mengira depresi pada anak hanya rasa sedih biasa.
- Beberapa jenis obat ternyata dapat mengurangi nafsu makan anak. Umumnya, obat-obatan ini termasuk golongan antibiotik. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jenis obat-obatan yang dikonsumsi anak dan tanyakan kepada dokter apakah penggunaannya memengaruhi nafsu makan si kecil.
Ibu, mengatasi anak picky eater memang butuh kesabaran dan kreativitas ekstra. Ibu juga bisa berikhtiar dengan Syifa Kids Nafsu Makan saat anak enggan makan atau picky eater. Formulasi Curcuma xanthorrhiza, Curcuma domestica, Channa striata, propolis, dan madu di dalamnya, efektif untuk mengembalikan nafsu makan.
