Dari opor ayam, rendang, sampai sate dan gulai, kelezatannya memang susah ditolak, ya? Tapi ingat, menu berbahan dasar daging dan santan kental ini tergolong tinggi lemak. Jika anak kebanyakan makan daging, hidangan berat ini berpotensi menyebabkan sembelit.
Daging memang juara, ia termasuk asupan protein dan zat besi yang tinggi. Sayangnya, daging itu nol serat. Tanpa tambahan serat dan cairan yang cukup, wajar kalau si anak akhirnya terkena sembelit. Untungnya, cara mengatasi sembelit ini cukup mudah dan bisa kita lakukan di rumah!
Cara Mengatasi Sembelit Sehabis Makan Daging
Bu, ketika sembelit, pergerakan usus si kecil sebenarnya sedang melambat. Terus, bagaimana cara jitu mengatasinya tanpa perlu panik, ya? Nah, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita praktikkan di rumah.
1. Kembalikan Asupan Serat

Saking asyiknya makan daging, anak biasanya enggan makan sayuran. Padahal, paduan daging dan sayur itu justru jadi kunci pencernaan sehat. Serat ibarat sapu yang mendorong kotoran di usus keluar dengan lancar. Ini menjadi cara alami tercepat untuk meredakan sembelit.
Nah, tips untuk ibu-ibu. Kalau anak susah makan sayur utuh, cincang halus saja bayam atau wortel, lalu campurkan ke makanan favoritnya, misal telur dadar, naget, atau perkedel. Jangan lupa sajikan juga buah potong dingin untuk camilan siangnya.
2. Berikan Buah Pepaya

Sejak dulu, pepaya memang sudah menjadi primadona untuk melancarkan pencernaan. Selain tinggi serat dan air, pepaya punya senyawa aktif berupa enzim papain. Nah, buah ini bisa kita manfaatkan jika anak mengalami sembelit sehabis makan serba daging.
Di dalam pencernaan, enzim ini cukup tangkas memecah protein daging. Hal ini membuat lambung dan usus anak bekerja jauh lebih ringan setelah memakan rendang. Pun, jika anak tak menyukai rasa buahnya, pepaya masih bisa dikreasikan menjadi menu yang bervariasi, seperti es, jus, atau yang lainnya.
3. Menambah Asupan Probiotik

Siapa sangka, pola makan serba daging ternyata bisa mengganggu keseimbangan perut si kecil. Di sinilah probiotik alias bakteri baik bermanfaat menyehatkan dinding usus dan melunakkan tinja agar pencernaannya kembali lancar.
Nah, orang tua tak perlu repot-repot membeli asupan probiotik yang mahal. Berikan saja camilan kaya probiotik yang lezat seperti tempe, yoghurt buah, atau susu yang terfermentasi. Rasanya enak dan segar, anak kemungkinan akan suka.
3. Penuhi Kebutuhan Cairan
Asupan serat sebanyak apa pun tidak akan maksimal tanpa bantuan cairan. Serat butuh cairan untuk melunakkan tinja. Kalau kurang minum, kotoran akan tetap keras dan susah keluar, apalagi jika anak sibuk bermain dan jadi lupa minum.
Tips untuk orang tua, selalu sediakan botol minum favoritnya di tempat yang mudah dia jangkau. Bikin target minum yang seru biar hidrasi si kecil tetap terjaga, apalagi habis makan menu bersantan, tentu ia sangat membutuhkannya.
Terakhir, orang tua juga bisa berikhtiar menyembuhkan sembelit anak dengan memberinya Syifa Kids Mbelit. Produk ini terbuat dari 100% bahan alami seperti Curcuma xanthorrhiza, Curcuma domestica, hingga madu. Rasanya manis dan efektif untuk mengembalikan kinerja pencernaan si kecil.
