Saat anak radang tenggorokan, jangankan makan nasi, menelan air putih saja rasanya sakit. Tak heran kalau mereka jadi susah makan berat dan malah merengek minta camilan manis seperti permen, es krim, atau biskuit. Lantas, amankah makan manis saat radang tenggorokan?
Karena tidak tega dengan rengekan anak, tak heran banyak orang tua akhirnya luluh dan terpaksa memberinya camilan manis. Padahal, makan kudapan manis saat anak sedang radang tenggorokan, justru bisa bikin kondisinya makin parah.
Biasanya, radang tenggorokan pada anak berawal dari infeksi virus flu atau bakteri yang bikin tenggorokan jadi kering, gatal, dan memerah. Nah, banyak mitos beredar kalau makanan manislah yang bikin radang. Namun, anggapan tersebut salah.
Padahal faktanya, makanan manis secara umum tidak bisa melukai tenggorokan si kecil. Nah, masalahnya ada di kandungan gula buatan yang berlebihan, karena ini bisa memicu naiknya asam lambung. Kenapa kok bisa nyambung ke lambung?
Makan Manis Picu Asam Lambung Naik dan Lukai Tenggorokan

Waktu si kecil makan atau minum camilan yang tinggi gula buatan seperti permen, cokelat, atau kue, gula ini ternyata bisa memengaruhi saraf pencernaan di perutnya. Akibatnya, kerja lambung jadi lebih lambat untuk memproses makanan.
Nah, karena prosesnya melambat, produksi asam lambung justru meningkat dan bisa naik ke kerongkongan. Di dunia medis, kondisi ini mirip dengan GERD, atau istilah spesifiknya Laryngopharyngeal Reflux (LPR). Asam lambung yang sifatnya panas ini akhirnya naik dan menyiram area tenggorokan anak.
Nah, di saat tenggorokan si kecil yang sudah lecet dan meradang gara-gara virus, tiba-tiba disiram asam lambung yang naik. Pasti rasanya jadi makin perih, gatal, dan biasanya akan membuat suara anak berubah jadi serak!
Kenapa Asam Lambung Anak Bisa Naik Tanpa Ketahuan?

Nah, di sinilah uniknya kondisi LPR ini. Saat asam lambung naik ke tenggorokan (LPR), jumlahnya kadang tak terlalu banyak. Kasus ini tidak sampai bikin dada panas (heartburn) seperti yang biasa dialami orang dewasa.
Oleh karena itu, anak biasanya tidak mengeluh sakit perut, tetapi tiba-tiba batuknya jadi makin parah, suaranya hilang, atau tenggorokannya mengganjal. Yang membuat gemas, kondisi ini justru paling sering menyerang pas tubuh anak sedang lemah-lemahnya, misalnya sehabis sembuh dari pilek atau flu.
Tips Aman Mengatasi Radang Tenggorokan Anak
Salah satu cara mengatasi radang tenggorokan ialah dengan membatasi makan manis. Nah, selama si kecil masih radang tenggorokan, orang tua bisa coba beberapa tips perawatan di rumah berikut ini, sekaligus untuk mencegah asam lambungnya naik.
- Kalau anak nolak minum air putih tawar, kita bisa kasih air hangat yang dicampur sedikit madu murni. Para ahli juga setuju kok, madu murni dalam takaran wajar tak akan memicu asam lambung, justru madu bisa bantu melembapkan tenggorokan yang kering.
- Makan dengan porsi sedikit, tetapi sering. Daripada memaksa anak menghabiskan seporsi penuh yang bikin perutnya begah (dan berisiko memicu asam lambung), lebih baik suapi ia sebanyak 3-4 suap saja tapi lebih sering.
- Pastikan anak tidak makan berat atau ngemil camilan manis setidaknya dua jam sebelum ia tidur. Posisi rebahan saat perut masih penuh bisa bikin asam lambung naik ke tenggorokan.
- Selain kurangi yang manis-manis, jauhkan dulu si kecil dari gorengan atau jajanan pedas.
Merawat anak yang lagi sakit memang butuh kesabaran ekstra.Nah, jika radang tenggorokan si kecil tak kunjung membaik setelah beberapa hari, atau ia sampai susah menelan, jangan ditunda untuk membawanya ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.
Ibu juga bisa berikhtiar dengan Syifa Kids Limandel, yakni madu herbal anak yang diformulasikan dari bahan baku alam pilihan, yaitu Curcuma xanthorrhiza, Morinda citrifolia fructus, Zingiber officinale, hingga propolis. Obat herbal ini berkhasiat mengobati radang amandel, radang tenggorokan, serak, hingga gatal.
